Di West Java Green 2019, Pelaku Usaha Diajak Garap Bisnis Ramah Lingkungan

Anissa Dea Widiarini
Kompas.com - Sabtu, 12 Oktober 2019
Di West Java Green 2019, Pelaku Usaha Diajak Garap Bisnis Ramah LingkunganDok. Humas Pemdaprov Jawa BaratPujiastuti, Kasubag TU UPTD Industri Pangan Olahan dan Kemasan Disperindag Jabar (tengah), Kepala Bidang UMKM KADIN Jabar Helma Agustiawan dan Cecep Kodir Jaelani, Direktur Eksekutif PUPUK Bandung saat menghadiri konferensi pers West Java Green 2019, di Jalan Citarum, Kota Bandung, Sabtu (12/10/2019).

KOMPAS.com – Saat ini, semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya gaya hidup ramah lingkungan, termasuk ke hal konsumsi.

Alhasil banyak orang pun kini yang mulai kritis terhadap produk makanan yang akan dikonsumsinya. Mereka memperhatikan produk mana saja yang dihasilkan dengan proses lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Fenomena ini kemudian menciptakan potensi ekosistem bisnis ramah lingkungan atau hijau. Hal ini diakui Direktur Eksekutif komunitas nirlaba Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Bandung, Jawa Barat, Cecep Kodir Jaelani.

"Kebutuhan masyarakat akan produk ramah lingkungan dapat menjadi potensi untuk menciptakan ekosistem bisnis hijau," kata dia, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Sabtu (12/10/2019).

Sayangnya, saat ini praktik bisnis hijau masih belum banyak dikembangkan. Menurutnya, sebagian besar pelaku usaha, baik itu skala kecil maupun skala besar, masih menjalankan praktik bisnis konvensional dan belum ramah lingkungan.

Baca juga: Aplikasi Siraru Diharapkan Genjot Kunjungan Wisatawan ke Jabar

Oleh karena itu, komunitas PUPUK bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat (Jabar), serta berbagai komunitas lain mengagas kegiatan bertajuk West Java Green 2019.

"West Java Green muncul sebagai inisiatif kelompok, lembaga, dan komunitas Bandung. Kami ingin memperkenalkan dan mengajak para pelaku startup, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan pengusaha untuk menerapkan nilai-nilai green business," papar Cecep.

Adapun konsep bisnis hijau (green business) memiliki tiga nilai utama. Pertama, sustainable atau usaha berkelanjutan.

Kedua, usaha yang menjamin ke kesejahteraan bagi seluruh rantai usaha atau social coherence. Ketiga, menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup atau environmentally friendly.

Baca juga: Hati-hati Kacanduan Gawai pada Anak Bisa Sebabkan Depresi

Sementara itu, Kasubag TU Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Industri Pangan Olahan dan Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Pujiastuti mengatakan, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar mendukung penuh penyelenggaraan ajang tersebut.

"Sebetulnya bisnis hijau sudah didengungkan dari dulu. Mungkin baru sekarang ada action-nya karena peraturan sudah mengarah ke situ sebagai tuntutan ekonomi global," ujar Pujiastuti, di Kota Bandung, Sabtu (12/10/2019).

Dia pun berharap, West Java Green bisa semakin meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk membuat produk yang tak hanya mengedepankan aspek profit, tapi juga ramah lingkungan.

"Harus ada komitmen bersama dari segi bisnis dan ramah lingkungan. Kami harap ini memunculkan pebisnis muda yang concern pada lingkungan," tuturnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Janji Sampaikan Tuntutan IMM Jawa Barat kepada Presiden

Untuk diketahui, West Java Green 2019 memiliki dua kegiatan utama. Kegiatan pertama, West Java Green Incubation, yang dilaksanakan Sabtu (12/10/2019). Di acara ini sekitar 50 pengusaha muda diberi pelatihan tentang cara membangun bisnis hijau.

Kemudian ada West Java Green Festival yang akan diselenggarakan di Cihampelas Walk dan Trans Studio Mall, Bandung, pada 22-23 November 2019. Ajang ini akan menampilkan produk-produk dari para pelaku usaha bisnis hijau.

Peserta West Java Green 2019 pun diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produknya di hadapan investor lokal dan mancanegara.

Tak hanya itu, menurut Kepala Bidang UMKM Kadin Jabar Helma Agustiawan, investor yang tertarik dapat mengajak peserta berkolaborasi untuk mengembangkan green business di Indonesia.

"Kolaborasi ini bersifat inklusif dan akan merangkul lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam pengembangan wirausaha dan ekosistem hijau di Indonesia, dari elemen para pelaku usaha, komunitas, lembaga keuangan, perguruan tinggi media, dan dari pemerintah," ucap Helma.

PenulisAnissa Dea Widiarini
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Athalia Ridwan Kamil: Meski PSBB, Layanan Posyandu Tidak Boleh Berhenti
Athalia Ridwan Kamil: Meski PSBB, Layanan Posyandu Tidak Boleh Berhenti
jawa barat
Ridwan Kamil: Berdonasi dan Berdiam di Rumah adalah Bentuk Bela Negara
Ridwan Kamil: Berdonasi dan Berdiam di Rumah adalah Bentuk Bela Negara
jawa barat
Keterlibatan Semua Pihak Dalam Gerakan Nasi Bungkus Diapresiasi Atalia Kamil
Keterlibatan Semua Pihak Dalam Gerakan Nasi Bungkus Diapresiasi Atalia Kamil
jawa barat
Soal Larangan Warga Tidak Keluar dari Daerahnya, Emil Minta Bantuan Kepolisian
Soal Larangan Warga Tidak Keluar dari Daerahnya, Emil Minta Bantuan Kepolisian
jawa barat
Pemerintah Berikan Jabar 21.000 Reagen PCR dari Korsel dan Tiongkok
Pemerintah Berikan Jabar 21.000 Reagen PCR dari Korsel dan Tiongkok
jawa barat
Pemprov Jawa Barat Kembali Terima Donasi Penanganan Covid-19
Pemprov Jawa Barat Kembali Terima Donasi Penanganan Covid-19
jawa barat
Warga Jabar Terdampak Covid-19 Dapat 9 Jenis Bantuan
Warga Jabar Terdampak Covid-19 Dapat 9 Jenis Bantuan
jawa barat
Percepat Penanggulangan Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng LIPI
Percepat Penanggulangan Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng LIPI
jawa barat
Wagub Uu Dukung Pengusulan 2 Tokoh Jabar Jadi Pahlawan Nasional
Wagub Uu Dukung Pengusulan 2 Tokoh Jabar Jadi Pahlawan Nasional
jawa barat
Gandeng Ojek Online dan PT Pos Indonesia, Pemprov Jabar Genjot Penyaluran Bansos
Gandeng Ojek Online dan PT Pos Indonesia, Pemprov Jabar Genjot Penyaluran Bansos
jawa barat
Program Gasibu di Gunung Putri Bogor Bagikan 500 Nasi Bungkus Setiap Hari
Program Gasibu di Gunung Putri Bogor Bagikan 500 Nasi Bungkus Setiap Hari
jawa barat
Di Rapat Paripurna DPRD, Emil Beberkan Keberhasilan Jabar Raih 131 Penghargaan
Di Rapat Paripurna DPRD, Emil Beberkan Keberhasilan Jabar Raih 131 Penghargaan
jawa barat
Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19
Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19
jawa barat
Wagub Jabar Minta Tokoh Agama Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Wagub Jabar Minta Tokoh Agama Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
jawa barat
Jelang PSBB Jabar, 5.492 KK Terdampak Covid-19 Mulai dapat Bansos
Jelang PSBB Jabar, 5.492 KK Terdampak Covid-19 Mulai dapat Bansos
jawa barat