Ridwan Kamil: Masa Kita Setiap 5 Tahun Mengorbankan Nyawa Manusia

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - Selasa, 23 April 2019
Ridwan Kamil: Masa Kita Setiap 5 Tahun Mengorbankan Nyawa ManusiaKOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (4/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pemerintah dan legislatif mengevaluasi penyelengaaran pemilu.

Hal itu dikatakan Ridwan menyikapi banyaknya petugas penyelenggara pemilu asal Jawa Barat yang meninggal selama perhelatan Pemilu 2019.

"Saya harap dievaluasi penyelenggaraan pemilu ini. Masa kita setiap lima tahun mengorbankan nyawa manusia dengan sebuah pilihan teknis yang kurang tepat," kata Emil, sapaan akrabnya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Dedi Mulyadi Usul UU Pemilu Direvisi

Menurut Emil, manajemen waktu pada pemilu tahun ini kurang proporsional. Sebab, para petugas kesulitan dan kelelahan untuk menyelesaikan semua tahapan pada pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.

"Dulu nyoblosnya satu, waktunya sama. Sekarang nyoblosnya lima, waktunya tdak berubah juga. Itu bukan urusan hari H, H-1 mereka siaga satu setelah itu sama. Ini buah dari keputusan yang tidak dihitung secara maksimal," ucap Emil.

Baca juga: Petugas Penyelenggara Pemilu yang Gugur di Jabar Bertambah Jadi 49 Orang

Ia berharap kejadian ini mendapat atensi serius dari pemerintah agar hal serupa tak terulang.

"Evaluasinya apa pun karena itu teknis. Pilihannya jangan sampai mengorbankan nyawa. Keputusan ini kan hasil dari keputusan semua. Kita disebut the most complex election in the world, itu pujian, tapi di balik itu deadliest juga. Ini baru Jabar saja," jelasnya.

PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorFarid Assifa
Terkini Lainnya
Resmi Dilantik, Ini Harapan untuk Dirut Baru RSUD Al-Ihsan Bandung
Resmi Dilantik, Ini Harapan untuk Dirut Baru RSUD Al-Ihsan Bandung
jawa barat
POPNAS 2019, Jabar Raih 2 Emas dari Karate
POPNAS 2019, Jabar Raih 2 Emas dari Karate
jawa barat
Ridwan Kamil: Terowogan Nanjung Akan Mulai Dapat Digunakan Januari 2020
Ridwan Kamil: Terowogan Nanjung Akan Mulai Dapat Digunakan Januari 2020
jawa barat
Ridwan Kamil Ajak Ulama Kabupaten Bandung Barat Ikut Berdakwah di “English for Ulama” 2020
Ridwan Kamil Ajak Ulama Kabupaten Bandung Barat Ikut Berdakwah di “English for Ulama” 2020
jawa barat
Ini Jatah Penyandang Disabilitas CPNS 2019 di Pemdaprov Jabar
Ini Jatah Penyandang Disabilitas CPNS 2019 di Pemdaprov Jabar
jawa barat
Ingin Jadi Public Speaker Andal? Begini Tips Atalia Ridwan Kamil
Ingin Jadi Public Speaker Andal? Begini Tips Atalia Ridwan Kamil
jawa barat
Emil Dukung Raperda Pasar Pusat Distribusi Jadi Perda, Asalkan..
Emil Dukung Raperda Pasar Pusat Distribusi Jadi Perda, Asalkan..
jawa barat
Peduli Lingkungan Hidup, Dispora Jabar Gelar JIM 2019
Peduli Lingkungan Hidup, Dispora Jabar Gelar JIM 2019
jawa barat
Upaya Disparbud Jabar Bangkitkan Kembali Budaya Someah
Upaya Disparbud Jabar Bangkitkan Kembali Budaya Someah
jawa barat
Tanggapi Surat Edaran KPK, Jabar Percepat Tertibkan Aset dan BMD
Tanggapi Surat Edaran KPK, Jabar Percepat Tertibkan Aset dan BMD
jawa barat
Kisah Hasan Tebarkan Keindahan Islam di Tengah Isu Islamophobia Dunia
Kisah Hasan Tebarkan Keindahan Islam di Tengah Isu Islamophobia Dunia
jawa barat
Sebanyak 5312 Desa di Jabar Jadi Target Sosialisasi
Sebanyak 5312 Desa di Jabar Jadi Target Sosialisasi "Si Rampak Sekar"
jawa barat
Jabar Ingin Jadi Destinasi Wisata MICE Kelas Dunia, Begini Caranya
Jabar Ingin Jadi Destinasi Wisata MICE Kelas Dunia, Begini Caranya
jawa barat
English for Ulama, Cara Baru Diplomasi Indonesia di Tanah Inggris
English for Ulama, Cara Baru Diplomasi Indonesia di Tanah Inggris
jawa barat
English for Ulama, Latih Ulama Jabar Fasih Bicara di Kancah Internasional
English for Ulama, Latih Ulama Jabar Fasih Bicara di Kancah Internasional
jawa barat