Buka 31 Proyek Potensial, JIF 2025 Targetkan Investasi Rp 430,9 Triliun

Kompas.com - 26/09/2025, 16:19 WIB
DWN

Editor

JAKARTA, KOMPAS.COM – Sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat dinamis, Jakarta punya daya tarik tersendiri bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta terus berupaya menggaet investasi sebesar-besarnya demi mewujudkan visi Jakarta menjadi Top Global City pada 2030. Salah satu upaya tersebut adalah menggelar Jakarta Investment Festival (JIF) 2025. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, JIF 2025 merupakan wujud komitmen Jakarta menjadi kota yang ramah investasi dan inovasi. Event ini diharapkan dapat mempertemukan bisnis potensial dengan para investor dari berbagai negara.

“Jakarta memiliki inovasi kreatif sejak lama, mulai dari tradisi perdagangan Betawi hingga lahirnya para pendiri startup yang berpotensi menjadi unicorn di masa depan. Karena itu, forum ini memiliki arti strategis untuk mendorong impact incubation dan mendukung para inovator membangun ekosistem inovasi berkelanjutan,” kata Rano saat menghadiri JIF 2025, seperti dikutip dari Jakarta.go.id, Kamis (18/9/2025).

Rano menambahkan, JIF 2025 akan menjadi jembatan bagi para inovator dan pemangku kepentingan untuk memperluas jejaring, memperkuat ekosistem, sekaligus mempercepat lahirnya solusi yang berdampak bagi masyarakat.

Baca juga: Langkah Membumi 2025, Blibli Ajak Masyarakat Lirik Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Selain itu, JIF 2025 juga menyediakan layanan terpadu, mulai dari eksplorasi proyek, mempertemukan mitra yang tepat, menghubungkan dengan institusi pemerintah, hingga memfasilitasi perizinan.

“Saya mengajak para investor, akademisi, dan pendiri startup untuk bersama-sama menciptakan inovasi yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjawab tantangan sosial dan lingkungan masyarakat,” ucap Rano.

JIF 2025 diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris dan The London School of Economics and Political Science (LSE). Bertajuk “ASEAN Impact Investment Forum”, JIF 2025 mengusung tema "Invest SMART for a Global Start". 

Event ini berlangsung sejak Juli 2025 dan akan berakhir pada Oktober 2025. Digelar di Hotel Le Meridien, JIF 2025 membuka 31 proyek potensial di 13 kawasan prioritas dengan target investasi Rp 430,9 triliun.

Baca juga: Kasus Pembobolan RDN Investasi, Pakar IT Ungkap Celah Sistem dan Langkah Antisipasi

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri LSE Generate x Jakarta Investment Festival (JIF) 2025 di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2025). 
DOK. Pemprov DKI Jakarta Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri LSE Generate x Jakarta Investment Festival (JIF) 2025 di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2025).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta, Heru Hermawanto, menegaskan, proses bisnis dan investasi di Jakarta berjalan dengan mudah.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan terpadu yang mendukung investor dari tahap awal hingga akhir, mulai dari eksplorasi hingga memfasilitasi proses perizinan secara efisien. Kami ingin memastikan bahwa Jakarta adalah ibu kota yang ramah investasi dan siap mendukung kebutuhan dunia usaha secara menyeluruh,” jelas Heru.

JIF 2025 melibatkan kerja sama lintas sektor yang mendorong lahirnya ekosistem investasi. Tak hanya mendukung secara finansial, acara ini juga memberi nilai sosial bagi masyarakat luas.

“Kami optimistis sinergi ini akan terus berkembang guna memperkuat ekosistem startup yang kreatif dan kompetitif, demi terwujudnya Jakarta sebagai kota global dan berbudaya,” ujar Heru.

Menanggapi JIF 2025, pengamat ekonomi, Bhima Yudhistira menyebut Jakarta punya akses pasar yang sangat besar karena didukung infrastruktur, tenaga kerja, dan institusi perguruan tinggi yang memadai dan beragam.

Baca juga: Minimalisir Kemacetan Jakarta, AHY Minta Waktu Perbaikan Proyek Infrastruktur Disesuaikan

“Jakarta merupakan pusat investor untuk berekspansi ke daerah lain. Selain karena infrastruktur yang memadai, Jakarta, sebagai pusat pemerintahan, juga mempermudah perizinan dan mempercepat progresnya,” urainya saat diwawancarai oleh Kompas.com, Kamis (26/9/2025).

Bima menambahkan, acara ini terbukti membuka peluang lebih luas bagi investor untuk berkontribusi dalam pembangunan Jakarta. Sebut saja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terus bertumbuh karena punya potensi yang sangat luas.

“Secara spesifik, sektor pariwisata mampu rebound di Jakarta karena daya tarik penyelenggaraan event. Fasilitas untuk ekonomi kreatif juga tersedia, bahkan berkelas internasional, seperti museum atau venue konser. Sektor ini dapat diperkuat melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan bidang meeting, incentive, convention, exhibition (MICE),” jelasnya.

Bhima optimistis nilai investasi JIF 2025 dapat menyentuh Rp430,9 triliun. Ia memprediksi sektor jasa akan mendominasi, baik dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) maupun penjajakan awal.

“Sektor potensial didominasi oleh sektor jasa, seperti instalasi energi baru terbarukan panel surya, transportasi publik, sanitasi, mitigasi bencana, perumahan, ekonomi kreatif, hingga pengolahan sampah,” paparnya.

Baca juga: Warga Harap Pengolahan Sampah RDF Rorotan Jadi Sumber Pendapatan Baru Jakarta

Menurut Bhima, peran pemerintah sangat krusial dari sisi birokrasi. Ia menyarankan pemerintah untuk cepat menindaklanjuti finalisasi hasil komitmen investasi agar menjadi realisasi investasi. 

“Pemprov DKI Jakarta harus menjamin kesiapan dari sisi perencanaan tata ruang dan kemudahan perizinan. Hal ini menjadi kunci penting jika ingin menjadikan Jakarta ramah investasi,” paparnya. “Meski butuh waktu, pemerintah Jakarta dapat berkolaborasi dengan mitra pengusaha lokal untuk mempercepat prosesnya. Apalagi untuk proyek terkait lintas batas daerah sekitaran Jakarta.” (Rindu Pradipta Hestya)

Terkini Lainnya
Ringankan Biaya Hidup Warga, Pemprov DKI Perluas Manfaat Kartu Pekerja

Ringankan Biaya Hidup Warga, Pemprov DKI Perluas Manfaat Kartu Pekerja

Jakarta Maju Bersama
Layanan Kesehatan Kini Hadir Lebih Dekat ke Warga Jakarta 

Layanan Kesehatan Kini Hadir Lebih Dekat ke Warga Jakarta 

Jakarta Maju Bersama
Jawab Kebutuhan Industri, Pemprov DKI Perkuat Pelatihan Kerja Warga

Jawab Kebutuhan Industri, Pemprov DKI Perkuat Pelatihan Kerja Warga

Jakarta Maju Bersama
Sekolah Swasta Gratis Dobrak Sekat Pendidikan di Jakarta

Sekolah Swasta Gratis Dobrak Sekat Pendidikan di Jakarta

Jakarta Maju Bersama
DLH Jakarta Ajak Warga Bergerak Bersama Lewat #SatuLangkahDulu demi Udara Ibu Kota Lebih Bersih

DLH Jakarta Ajak Warga Bergerak Bersama Lewat #SatuLangkahDulu demi Udara Ibu Kota Lebih Bersih

Jakarta Maju Bersama
Antisipasi Curah Hujan Ekstrem, Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir

Antisipasi Curah Hujan Ekstrem, Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir

Jakarta Maju Bersama
Dari Hulu ke Hilir, Pemprov DKI Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Dari Hulu ke Hilir, Pemprov DKI Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Jakarta Maju Bersama
Jumlah RW Kumuh Turun 52 Persen, Pemprov DKI Gelontorkan Rp 1,9 Triliun untuk Penataan

Jumlah RW Kumuh Turun 52 Persen, Pemprov DKI Gelontorkan Rp 1,9 Triliun untuk Penataan

Jakarta Maju Bersama
KJP dan KJMU Diperkuat, Anak Jakarta Bisa Sekolah hingga Kuliah

KJP dan KJMU Diperkuat, Anak Jakarta Bisa Sekolah hingga Kuliah

Jakarta Maju Bersama
Dari Seni Jalanan, Ketahanan Pangan, hingga Pengelolaan Stadion, Ini Hasil Kunjungan Kerja Rano Karno di Milan

Dari Seni Jalanan, Ketahanan Pangan, hingga Pengelolaan Stadion, Ini Hasil Kunjungan Kerja Rano Karno di Milan

Jakarta Maju Bersama
Pilah dari Sumber, Cara Jakarta Keluar dari Darurat Sampah 

Pilah dari Sumber, Cara Jakarta Keluar dari Darurat Sampah 

Jakarta Maju Bersama
Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

Jakarta Maju Bersama
Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Jakarta Maju Bersama
DLH Jakarta Gandeng Ahli Lingkungan untuk Evaluasi Sumber Kebauan RDF Plant Rorotan

DLH Jakarta Gandeng Ahli Lingkungan untuk Evaluasi Sumber Kebauan RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com