Lepas 354 Jemaah Calon Haji Brebes, Bupati Paramitha Minta Mereka Jaga Nama Baik Daerah

Kompas.com - 22/04/2026, 17:06 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma meminta para calon jemaah haji asal Brebes untuk menjaga nama baik daerah selama pelaksanaan ibadah haji.

Hal tersebut dikatakan Bupati Brebes saat secara resmi melepas 354 Jemaah Calon Haji Kabupaten Brebes, di Komplek Islamic Center Brebes, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).

 

Ia berharap seluruh jemaah dapat kembali Tanah Air dengan selamat serta memperoleh predikat haji mabrur dan mabruroh.

Paramitha menyampaikan, jumlah jemaah haji Kabupaten Brebes tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tahun 2026 ini jumlah jemaah mencapai 1.295 orang atau bertambah sekitar 236 jemaah dari tahun 2025,” ujarnya dalam siaran persnya.

Baca juga: Jamaah Haji Tak Perlu Khawatir, 23 Dapur Nusantara Siap di Madinah

Bupati Paramitha mengatakan, esensi ibadah haji tidak hanya terletak pada pelaksanaan ritual semata, tetapi pada kualitas kekhusyukan dan pemahaman makna ibadah.

Ia mengingatkan para jemaah untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan sebagaimana yang telah dipelajari dalam manasik haji.

Selain itu, Bupati juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan, kesabaran, serta mematuhi arahan petugas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Perbanyak doa, perkuat kebersamaan, dan jaga akhlak. Kemabruran haji tidak hanya ditentukan oleh ritual, tetapi juga keikhlasan hati,” tegasnya.

Lebih lanjut, Paramitha menyampaikan, Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Brebes tahun ini berjumlah tujuh orang yang telah lolos seleksi.

Baca juga: Menhaj Pastikan Administrasi Lengkap untuk 391 Jemaah Haji Kloter Pertama

Para pendamping tersebut terdiri dari unsur umum dan tenaga kesehatan yang diharapkan mampu memberikan pelayanan optimal, khususnya bagi jemaah lanjut usia.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Brebes Akhmad Nizam Baequni melaporkan, jemaah haji Brebes terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 5 hingga kloter 9 Embarkasi Solo.

"Pemberangkatan telah dimulai sejak dini hari dengan kloter 5 sebanyak 18 orang, disusul kloter 6 sebanyak 354 orang, dan kloter berikutnya akan diberangkatkan secara bertahap hingga Kamis dini hari," jelasnya.

Nizam juga menyampaikan terdapat satu calon jemaah yang ditangguhkan keberangkatannya karena alasan kesehatan.

Ia menambahkan, sebagian besar jemaah telah melalui proses seleksi kesehatan yang ketat sehingga diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan baik.

Terkini Lainnya
Tekan Kemiskinan, Brebes Dapat Dukungan Rp 28 Miliar dari Pemprov Jateng

Tekan Kemiskinan, Brebes Dapat Dukungan Rp 28 Miliar dari Pemprov Jateng

Brebes
Brebes Menuju Desa Digital, 8 Desa Pelosok Kini Terhubung Internet

Brebes Menuju Desa Digital, 8 Desa Pelosok Kini Terhubung Internet

Brebes
Bidik Pasar Eropa, Bupati Brebes Gandeng Dubes RI di Roma untuk Akselerasi Ekspor Produk Olahan

Bidik Pasar Eropa, Bupati Brebes Gandeng Dubes RI di Roma untuk Akselerasi Ekspor Produk Olahan

Brebes
Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru

Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru

Brebes
Bupati Brebes Ungkap Progres Sekolah Rakyat Capai 4 Persen, Akses Diperkuat Jembatan Bailey

Bupati Brebes Ungkap Progres Sekolah Rakyat Capai 4 Persen, Akses Diperkuat Jembatan Bailey

Brebes
HUT Otoda Ke-30, Bupati Brebes Tekankan E-Government untuk Sapu Bersih Korupsi

HUT Otoda Ke-30, Bupati Brebes Tekankan E-Government untuk Sapu Bersih Korupsi

Brebes
Pemkab Brebes Wanti-wanti Soal Alih Fungsi Lahan, Bupati: Investor Jangan Kuasai Lahan Hijau

Pemkab Brebes Wanti-wanti Soal Alih Fungsi Lahan, Bupati: Investor Jangan Kuasai Lahan Hijau

Brebes
Perkuat Ekonomi Daerah, Bupati Brebes Dorong Peran Kadin Jadi Jembatan Pemda dan Pelaku Usaha

Perkuat Ekonomi Daerah, Bupati Brebes Dorong Peran Kadin Jadi Jembatan Pemda dan Pelaku Usaha

Brebes
Bupati Paramitha Fokus Benahi Birokrasi, Ekonomi, dan SDM lewat Visi Brebes Beres

Bupati Paramitha Fokus Benahi Birokrasi, Ekonomi, dan SDM lewat Visi Brebes Beres

Brebes
Tekankan Pentingnya Integritas, Sekda Brebes Imbau PPK Jaga Profesionalisme dan Jauhi Praktik Suap

Tekankan Pentingnya Integritas, Sekda Brebes Imbau PPK Jaga Profesionalisme dan Jauhi Praktik Suap

Brebes
Halalbihalal Warga Brebes di Jakarta Soroti Kemiskinan, Perantau Diajak Terlibat

Halalbihalal Warga Brebes di Jakarta Soroti Kemiskinan, Perantau Diajak Terlibat

Brebes
Lepas 354 Jemaah Calon Haji Brebes, Bupati Paramitha Minta Mereka Jaga Nama Baik Daerah

Lepas 354 Jemaah Calon Haji Brebes, Bupati Paramitha Minta Mereka Jaga Nama Baik Daerah

Brebes
Paparkan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN, Pemkab Brebes Tuai Apresiasi

Paparkan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN, Pemkab Brebes Tuai Apresiasi

Brebes
Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah Terbesar RI, Produksi Tembus 180.000 Ton

Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah Terbesar RI, Produksi Tembus 180.000 Ton

Brebes
Transformasi Bank Brebes Berbuah Manis, Raih Penghargaan Bergengsi hingga Tingkatkan Kepercayaan Publik

Transformasi Bank Brebes Berbuah Manis, Raih Penghargaan Bergengsi hingga Tingkatkan Kepercayaan Publik

Brebes
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com