Rute, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk Hutan De Djawatan Banyuwangi

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Selasa, 1 Oktober 2019
Rute, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk Hutan De Djawatan BanyuwangiKOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYADe Djawatan Banyuwangi yang sekilas mirip dengan Hutan Fangorn dalam film The Lord of The Rings.

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Salah satu obyek wisata di Kabupaten Banyuwangi adalah De Djawatan. Hutan dengan pepohonan trembesi yang besar ini bagaikan Hutan Fangorn dalam film Lord of The Rings.

Hal itulah yang membuat De Djawatan banyak dikunjungi wisatawan. Obyek wisata ini menjadi salah satu alternatif kunjungan bagi mereka yang berkunjung ke Banyuwangi.

Baca juga: De Djawatan Banyuwangi, Bagai Masuk ke Hutan Lord of The Rings

Kunjungan paling banyak di hutan trembesi ini adalah saat hari libur atau akhir pekan. Mereka ingin berfoto dengan latar belakang hutan dengan pepohonan yang unik dan Instragamable.

Meski demikian, lokasi De Djawatan ini berada cukup terpisah dari Kota Banyuwangi. Lokasi hutan ini tepatnya berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.

Rute menuju De Djawatan dari Banyuwangi

Jika ditempuh dari Kota Banyuwangi, jarak tempuh menuju De Djawatan adalah sekitar 31 kilometer ke arah selatan. Jarak tersebut bisa ditempuh selama kurang-lebih satu jam dengan kendaraan pribadi.

Rute tempuh menuju De Djawatan dari Kota Banyuwangi pun cukup mudah. Rute yang harus dilalui adalah jalan utama Banyuwangi-Jember ke arah selatan.

Namun sesampainya di Rogojampi, jalan utama Banyuwangi-Jember akan bercabang di sebuah pertigaan. Jika hendak menuju De Djawatan, maka ambil jalan yang lurus ke selatan.

Selanjutnya cukup ikuti jalan utama ke arah selatan. Nantinya perjalanan akan melewati Kecamatan Srono dan akhirnya sampai di pasar dan pertigaan Desa Benculuk, Kecamatan Cluring.

Baca juga: Dira Funtastic Night, Sepotong Eropa di Jember yang Instagramable

Bagi mereka yang belum pernah ke De Djawatan, cukup besar kemungkinannya untuk kebablasan saat sampai di Pertigaan Benculuk. Itu karena plang petunjuk jalan ke De Djawatan di sana tidak terlalu besar.

Kompas.com juga sempat kebablasan saat berkunjung ke sana Hari Minggu (22/9/2019) lalu menggunakan sepeda motor. Beruntung ada warga yang memberi tahu lokasi De Djawatan.

Terdapat sebuah masjid bersar, Masjid Jami’ Al-Falah Benculuk di Pertigaan Benculuk. Pintu masuk De Djawatan adalah di gang sebelah utara masjid (kanan jalan jika dari arah Kota Banyuwangi).

Harga tiket dan jam buka De Djawatan Banyuwangi

Saat sudah sampai lokasi, tampak pepohonan trembesi berukuran besar. Hal itu cukup kontras dengan suasana jalanan, terlebih sekitar Pasar dan Pertigaan Benculuk yang ramai dengan masyarakat serta kendaraan.

Sebelum masuk area De Djawatan, pengunjung harus membayar tiket masuk. Tenang saja, harga tiket masuk yang harus dibayarkan pengunjung tidaklah mahal.

Suasana De Djawatan Banyuwangi saat hari libur. (22/9/2019)KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Suasana De Djawatan Banyuwangi saat hari libur. (22/9/2019)

Harga tiket masuk De Djawatan Banyuwangi Rp 5.000 per orang. Sementara tiket parkir sepeda motor Rp 2.000 saja.

Sementara untuk jam bukanya, wisatawan bisa berkunjung ke De Djawatan Banyuwangi mulai pukul 07.00 WIB. Jam buka obyek wisata sampai pukul 17.00 WIB atau 17.30 WIB.

Baca juga: Teluk Love Jember yang Romantis dengan Bentuk Hati

Informasi harga tiket dan jam buka De Djawatan Banyuwangi tersebut diperoleh Kompas.com saat berkunjung ke sana pada Hari Minggu (22/9/2019).

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorWahyu Adityo Prodjo
Terkini Lainnya
Liga Selancar Paling Bergengsi di Dunia Akan Digelar di Banyuwangi
Liga Selancar Paling Bergengsi di Dunia Akan Digelar di Banyuwangi
banyuwangi
Arasfo, Lapak Kuliner Khas Timur Tengah di Banyuwangi yang Bikin
Arasfo, Lapak Kuliner Khas Timur Tengah di Banyuwangi yang Bikin "Lidah Bergoyang"
banyuwangi
April 2020, Pelabuhan Ketapang Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata
April 2020, Pelabuhan Ketapang Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata
banyuwangi
Bupati Banyuwangi: Pasar Tradisional Harus Terus Berbenah untuk Pikat Konsumen
Bupati Banyuwangi: Pasar Tradisional Harus Terus Berbenah untuk Pikat Konsumen
banyuwangi
Kisah Sukses Desa Tembokrejo, Kelola Sampah dan Ajak Warga Lebih Peduli Kebersihan
Kisah Sukses Desa Tembokrejo, Kelola Sampah dan Ajak Warga Lebih Peduli Kebersihan
banyuwangi
Pemadaman Kebakaran di Pegunungan Ijen Masih Terus Dilakukan
Pemadaman Kebakaran di Pegunungan Ijen Masih Terus Dilakukan
banyuwangi
Percepatan Pemerataan Pendidikan, Pemkab Banyuwangi Dorong Penggunaan Teknologi
Percepatan Pemerataan Pendidikan, Pemkab Banyuwangi Dorong Penggunaan Teknologi
banyuwangi
Kejuaraan BMX Banyuwangi dapat Nilai
Kejuaraan BMX Banyuwangi dapat Nilai "Excellent" dari UCI
banyuwangi
Jadi Kampiun di Kejuaraan BMX Banyuwangi, Caroline Buchanan Buktikan Eksistensinya
Jadi Kampiun di Kejuaraan BMX Banyuwangi, Caroline Buchanan Buktikan Eksistensinya
banyuwangi
Water Bombing Jadi Cara Efektif Padamkan Kebakaran Pegunungan Ijen
Water Bombing Jadi Cara Efektif Padamkan Kebakaran Pegunungan Ijen
banyuwangi
Juara Pertama Kompetisi BMX Internasional di Banyuwangi 2019 Incar Olimpiade Tokyo 2020
Juara Pertama Kompetisi BMX Internasional di Banyuwangi 2019 Incar Olimpiade Tokyo 2020
banyuwangi
Banyuwangi International BMX 2019 Menyita Perhatian Dunia, Ini Penyebabnya
Banyuwangi International BMX 2019 Menyita Perhatian Dunia, Ini Penyebabnya
banyuwangi
Genjot Pariwisata, Pemkab Banyuwangi Gelar
Genjot Pariwisata, Pemkab Banyuwangi Gelar "Sport Tourism" Sepeda
banyuwangi
Wow! Caroline Buchanan Bakal Berlaga Banyuwangi International BMX 2019
Wow! Caroline Buchanan Bakal Berlaga Banyuwangi International BMX 2019
banyuwangi
Bupati Anas Minta Santri Harus Punya Keterampilan dan Jiwa Entrepreneurship
Bupati Anas Minta Santri Harus Punya Keterampilan dan Jiwa Entrepreneurship
banyuwangi