Gubernur Wahidin: Revitalisasi Kesultanan Banten Perhatikan Kemudahan Akses

Mikhael Gewati
Kompas.com - Senin, 9 September 2019
Gubernur Wahidin: Revitalisasi Kesultanan Banten Perhatikan Kemudahan AksesDOK. Pemerintah Provinsi BantenGubernur Banten Wahidin Halim


KOMPAS.com
- Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan jika revitalisas Kawasan Kesultanan Banten (KKB) harus memperhatikan kemudahan akses bagi para pengunjung dari berbagai daerah.

"Karena pengunjung ke KKB ini sangat banyak, jadi saya ingin revalitasi KKB yang sudah menjadi ikon nasional  ini memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk datang dari berbagai arah," ujar Wahidin Halim di Banten, seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/9/2019).

Tak hanya itu, Wahidin berharap revalitasi tersebut dapat mengembalikan KKB sebagai pusat peradaban dan budaya di Banten,

Revitalisasi KKB berangkat dari visi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada era kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim dan wakilnya Andika Hazrumy, yaitu “Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Berakhlakul Karimah “.

Perlu diketahui, saat ini KKB bisa diakses melalui jalur darat ataupun laut. Untuk jalur laut bisa melalui Pelabuhan Karangantu dan menuju ke KKB sekitar 1,5 km.

Rute jalur darat

Adapun jalur darat dapat ditempuh dengan kendaraan bisa langsung ke area KKB. Pengunjung juga bisa menggunakan moda transportasi kereta api dengan turun di Stasiun Karangantu dan menempuh perjalanan sekitar 1 km sampai ke KKB.

Soal rute jalan, ada banyak pilihan jalan dalam kondisi bagus untuk menuju ke KKB.  

Nah, dari wilayah timur seperti Tangerang, Jakarta dan sekitarnya, ada tiga jalur yang bisa dipilih.

Pertama, melalui Jalan Tol Tangerang-Merak dengan keluar di Pintu Tol Serang Timur-Jalan Armada-Jalan Ayip Usman-Jalan Raya Banten-Jembatan Sungai Cibanten-KKB.

Pilihan kedua, jalan non tol melalui jalur sibuk Jalan Raya Jakart menuju Pintu keluar Tol Serang Timur- Jalan Armada- Jalan Ayip Usman-Jalan Raya Banten- Jembatan Sungai Cibanten-KKB.

Pilihan ketiga, jalan non tol jalur pesisir pantai utara Provinsi Banten. Di jalur pesisir ini, ruas jalan sejak Kosambi Mauk di Kabupaten Tangerang hingga Jalan Sawah Luhur, Kasemen Kota Serang dalam kondisi bagus.

Sementara itu, dari wilayah barat, seperti Kota Cilegon hingga Sumatera ada dua pilihan jalur, jalan tol dan jalan non tol, untuk menuju KKB.

Sedangkan dari wilayah selatan, seperti Kabupaten Pandeglang dan Lebak, mayoritas masuk ke Kota Serang selanjutnya memilih jalur yang ditempuh dari wilayah timur.

Jalur ini menyajikan keberagaman masyarakat Banten sebagai masyarakat agraris, maritim, dan industri. Jalur ini biasa menjadi pilihan para peziarah dari KKB ke Pulau Cangkir di Kabupaten Tangerang atau sebaliknya.

Setelah meningkatkan akses jalan menuju KKB, geliat pembangunan oleh Pemprov Banten kini terlihat pada penataan drainase dan pedestrian, seperti di Jalan Sudirman ruas Taman Patung Debus dan Simpang rel kereta api Penancangan.

Selanjutnya Gubernur Wahidin Halim menyatakan sampai tahun 2020 pihaknya akan menyelesaikan seluruh infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab Provinsi Banten. Selain itu ia juga ingin merubah wajah Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten.

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Pada 2020, Gubernur Wahidin Optimis Kondisi Jalan Provinsi Banten Mantap
Pada 2020, Gubernur Wahidin Optimis Kondisi Jalan Provinsi Banten Mantap
Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Gubernur Wahidin: Pariwisata Akan Tingkatkan Perekonomian Banten Asalkan..
Gubernur Wahidin: Pariwisata Akan Tingkatkan Perekonomian Banten Asalkan..
Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Gubernur Wahidin: Revitalisasi Kesultanan Banten Perhatikan Kemudahan Akses
Gubernur Wahidin: Revitalisasi Kesultanan Banten Perhatikan Kemudahan Akses
Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pembangunan Ruas Jalan Cipanas-Warung, Buka Akses ke Negeri di Atas Awan
Pembangunan Ruas Jalan Cipanas-Warung, Buka Akses ke Negeri di Atas Awan
Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa