Haul Bung Karno dan Pancasila dari Kacamata Ahmad Basarah

advertorial
Kompas.com - Kamis, 22 Juni 2017
Haul Bung Karno dan Pancasila dari Kacamata Ahmad Basarah-

MPR RI menyelenggarakan acara Peringatan Haul Bung Karno ke-47 dan peluncuran Buku Bung Karno, Islam, dan Pancasila pada Rabu (21/6/2017). Acara yang dilaksanakan di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi masyarakat (ormas) hingga pemimpin lembaga negara. Sejak siang hari, Kompleks Parlemen pun telah ramai dihiasi oleh kiriman ucapan selamat berupa karangan bunga.

Peringatan haul Bung Karno juga diselenggarakan bersamaan dengan peluncuran buku karya Ketua Fraksi PDIP MPR RI Ahmad Basarah. Acara dihadiri oleh Presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua MK Arif Hidayat, dan Menko PMK Puan Maharani. Acara pun dibuka dengan pembahasan singkat tentang latar belakang serta isi dari buku Bung Karno, Islam, dan Pancasila yang disampaikan langsung oleh Ahmad.

-

"Buku ini berisi tentang sejarah perkembangan pemikiran kenegaraan Bung Karno, khususnya pemikiran beliau tentang Islam dan Nasionalisme serta keterkaitannya dengan proses sejarah, eksistensi, dan kedudukan hukum Pancasila dalam sistem hukum nasional," ujar Ahmad Basarah saat menyampaikan pidatonya yang berjudul Pledoi untuk Bung Karno dan Pemikiran-Pemikirannya.

Dalam pidato berdurasi 30 menit tersebut, Ahmad Basarah memaparkan buah pemikirannya seputar sejarah Pancasila dan Bung Karno. Melalui peringatan haul dan peluncuran buku ini, ia berharap rakyat Indonesia dapat meresapi makna dan sejarah Pancasila dengan lebih mendalam.

Ucapan dan harapan Ahmad pun diamini oleh para pembicara lainnya, termasuk Arif. Dalam sambutannya, Arif mengatakan bahwa ini adalah momen yang tepat untuk menguatkan kembali kohesi masyarakat dengan Pancasila.

"Ini momen yg tepat, selama era reformasi, ikatan-ikatan kita terhadap kohesi sosial lepas. Maka ketika pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila, secara akademik perlu disebarluaskan dan menjadi pengikat bangsa," kata Arif.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Zulkifli yang berkomitmen untuk terus menumbuhkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila. Pria yang akrab disapa Zul itu menilai bahwa tindakan semacam itu perlu dilakukan secara berkelanjutan, mengingat jumlah penduduk Indonesia akan terus bertambah. Bahkan, 71 tahun ke depan, jumlahnya diperkirakan akan  mencapai lebih dari 500 juta jiwa.

"Pancasila jangan berhenti hanya jadi slogan tapi harus menjadi perilaku sehari-hari. Ini tugas generasi menjaga Pancasila dan nilai-nilai luhur keindonesiaan kita," ujar Zulkifli. (TF)

Penulisadvertorial
Editoradvertorial
Komentar
Terkini Lainnya
Naik Bus Trans Semarang Kini Semakin Mudah Dengan T-Cash
Naik Bus Trans Semarang Kini Semakin Mudah Dengan T-Cash
semarang
Turis Mancanegara Ikut Semarakkan Perayaan HUT RI di Semarang
Turis Mancanegara Ikut Semarakkan Perayaan HUT RI di Semarang
semarang
Kota Semarang Maju Pesat karena Gotong Rotong Warganya
Kota Semarang Maju Pesat karena Gotong Rotong Warganya
semarang
Siswa Unggul Terpilih sebagai Pengibar Bendera pada HUT RI
Siswa Unggul Terpilih sebagai Pengibar Bendera pada HUT RI
semarang
Walikota Semarang Lantik 27 Paskibraka
Walikota Semarang Lantik 27 Paskibraka
semarang
Hendrar Prihadi Turun Tangan Punguti Sampah Warga
Hendrar Prihadi Turun Tangan Punguti Sampah Warga
semarang
Hendrar Prihadi Ajak Pelajar Menerapkan Pancasila dalam Keseharian
Hendrar Prihadi Ajak Pelajar Menerapkan Pancasila dalam Keseharian
semarang
Berhasil Benahi Wajah Kota, Semarang Raih Adipura
Berhasil Benahi Wajah Kota, Semarang Raih Adipura
semarang
Tim PKK Semarang Siap Bertarung dalam Lomba Tingkat Nasional
Tim PKK Semarang Siap Bertarung dalam Lomba Tingkat Nasional
semarang
Wali Kota Semarang Ajak Warganya Meriahkan HUT Kemerdekaan RI
Wali Kota Semarang Ajak Warganya Meriahkan HUT Kemerdekaan RI
semarang
Wali Kota Semarang Soroti Kenaikan Harga Garam
Wali Kota Semarang Soroti Kenaikan Harga Garam
semarang
Ratusan Homestay Bertaraf Internasional Dibangun di Semarang
Ratusan Homestay Bertaraf Internasional Dibangun di Semarang
semarang
Warga Semarang Kian Bahagia
Warga Semarang Kian Bahagia
semarang
Wali Kota Semarang Raih Tokoh Utama Pengggerak Koperasi
Wali Kota Semarang Raih Tokoh Utama Pengggerak Koperasi
semarang
Tiongkok Jajaki Kerjasama Wisata Religi dengan Semarang
Tiongkok Jajaki Kerjasama Wisata Religi dengan Semarang
semarang