Listrik dan Gas di Pedesaan Hemat Berkat Biogas

Kompas.com - Rabu, 31 Mei 2017
Listrik dan Gas di Pedesaan Hemat Berkat BiogasKOMPAS.com/IRWAN NUGRAHABupati Purwakarta Dedi Mulyadi


PURWAKARTA, KOMPAS.com –
Pemanfaatan energi alternatif biogas terus dikembangkan di Purwakarta. Gagasan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ini dinilai ampuh menghemat penggunaan listrik dan gas di pedesaan.

Desa Pasawahan Kidul‎, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta adalah salah satu yang baru menggunakan sarana itu. Baru saja diresmikan, biogas dianggap sudah efektif menekan biaya harian warga masyarakat.

Di Purwakarta, persyaratan desa yang bisa memanfaatkan sarana itu tak rumit. Dedi berpesan prioritasnya adalah kecamatan dengan warga yang banyak berprofesi sebagai peternak, khususnya sapi. Itu memudahkan warga menghasilkan energi tersebut karena biogas bisa dihasilkan dari kotoran sapi.

“Perlu syarat khusus, di antaranya jumlah peternak di lokasi. Semakin banyak semakin baik," terang Dedi beberapa waktu lalu.

Sebelum mampir di Desa Pesawahan Kidul, biogas sudah dimanfaatkan terlebih dahulu di Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari. Daerah itu dikenal memiliki banyak hewan ternak sapi yang dikelola oleh sebagian besar masyarakatnya.

"Di sana kan peternaknya banyak, jadi wajar kebutuhan warganya bisa terpenuhi melalui biogas," ungkap dia.

Namun, kata Dedi lagi, pemanfaatan tak akan lepas dari kemampuan masyarakat. Terlebih lagi membuat kelompok sapi ternak yang benar-benar bisa bermanfaat.

"Semakin banyak warga yang memiliki sapi, maka semakin banyak biogas yang bisa dijadikan energi alternatif," katanya.

Di luar dari itu, pemerintah terus mendukung program tersebut dengan cara memberikan bantuan sapi jika dibutuhkan warga. Catatannya, warga bisa merawat sapi-sapi tersebut dengan baik.

"Kata lainnya amanah, bisa memelihara titipan negara," lanjutnya.

Selain di pedesaan, Bupati Purwakarta juga menganjurkan pengenalan program biogas ke sekolah-sekolah. Ia mencontohkan bahwa sekolah bisa membeli sapi sebagai aset. Nantinya, siswa mempelajari cara membuat biogas dengan bimbingan guru.

Dengan begitu mental dan karakter siswa terbentuk menjadi mandiri. Hal itu lah, kata Dedi yang bisa membuat siswa paham teknologi sederhana nan kaya manfaat.

"Pendidikan karakter sejak dini bisa menunjang siswa untuk masa depan. Siswa diharap lebih kreatif dalam mengembangkan teknologi dasar yang dipelajarinya," imbuhnya.

Dalam menunjang program biogas ini pun, pemerintah daerah mendapat dukungan dari PT Lazing South Pasific Viscose, salah satu perusahaan penyediaan alat biogas.

Selama ini perusahaan tersebut selalu berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat untuk membantu membuat sukses pengembangan program biogas di pedesaan.

"Ini bentuk pemberdayaan masyarakat di Desa Pasawahan Kidul. Kapasitas satu unit alat biogas bisa dipakai untuk 11 Kepala Keluarga. Sedangkan kami menyumbang 2 unit alat biogas sehingga bisa mencukupi kebutuhan listrik dan memasak 22 keluarga," singkat perwakilan perusahaan Widi Nugraha Sahib. (KONTRIBUTOR PURWAKARTA/IRWAN NUGRAHA)

EditorSri Noviyanti
Komentar
Terkini Lainnya
Masyarakat Purwakarta Gelar Kirab Bendera Merah Putih
Masyarakat Purwakarta Gelar Kirab Bendera Merah Putih
purwakarta
Kebiasaan Unik Dedi Mulyadi dalam Menyambut Hari Kemerdekaan RI
Kebiasaan Unik Dedi Mulyadi dalam Menyambut Hari Kemerdekaan RI
purwakarta
Pendidikan Berbasis Madrasah di Purwakarta Layak Ditiru
Pendidikan Berbasis Madrasah di Purwakarta Layak Ditiru
purwakarta
Ritual Tradisional untuk Menyambut Upacara Kemerdekaan di Purwakarta
Ritual Tradisional untuk Menyambut Upacara Kemerdekaan di Purwakarta
purwakarta
Purwakarta Terapkan Full Day School Berbasis Madrasah dan Pesantren
Purwakarta Terapkan Full Day School Berbasis Madrasah dan Pesantren
purwakarta
Warga Purwakarta Mampu Terapkan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan
Warga Purwakarta Mampu Terapkan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan
purwakarta
Sedekah Lewat Kebijakan, Dedi Mulyadi Diapresiasi Kiai Cipasung
Sedekah Lewat Kebijakan, Dedi Mulyadi Diapresiasi Kiai Cipasung
purwakarta
Dalang Dadan: Pemimpin Jawa Barat Harus Cinta Budaya Sunda
Dalang Dadan: Pemimpin Jawa Barat Harus Cinta Budaya Sunda
purwakarta
Guru-guru di Purwakarta Akan Belajar ke Australia
Guru-guru di Purwakarta Akan Belajar ke Australia
purwakarta
Wow...di Purwakarta Tersebar “ATM Beras”
Wow...di Purwakarta Tersebar “ATM Beras”
purwakarta
TNI AL
TNI AL "Kepincut" Kawasan Jatiluhur
purwakarta
Dedi Mulyadi Ajak Preman Bersihkan Masjid
Dedi Mulyadi Ajak Preman Bersihkan Masjid
purwakarta
Sekolah di Purwakarta Diliburkan Selama Puasa, Fokus ke Kitab Kuning
Sekolah di Purwakarta Diliburkan Selama Puasa, Fokus ke Kitab Kuning
purwakarta
Toleransi di Purwakarta Istimewa Jadi Contoh Negara Dunia
Toleransi di Purwakarta Istimewa Jadi Contoh Negara Dunia
purwakarta